Sabtu, 07 Februari 2009

TERTAWA ITU SEHAT [ DAN GRATIS ]

Butuh lebih dari sekedar fisik yang kuat agar Anda benar-benar sehat. Memang, Latihan secara teratur, mengikuti pola diet yang tepat, dan sitarahat yang cukup akan membuat kesehatan Anda menjadi prima. Namun dengan tertawa, Anda akan membuatnya sempurna.

OBAT MUJARAB.
Dalam sebuah buku yang berjudul An Anatomy of Illness, diungkapkan bahwa Norman Causins, redaktur Saturday Review di AS, pernah menderita penyakit aneh. Ia kerap merasa tersiksa dan sakit luar biasa mesipun hanya menggerakan sedikit bagian tubuhnya.

Menurut dokter, sangatlah kecil kemungkinan bagi Norman untuk sembuh. Berbagai obat sudah dicoba, tetapi kesehatannya tak kunjung membaik. Hingga suatu hari Norman membaca sebuah buku yang didalamnya terdapat kalimat yang pernah ditulis oleh seorang raja yang hidup sekitar 2.000 tahun lalu, “ Hati yang puas, obat yang sangat ampuh” inilah kalimat sederhana yang sungguh membuat Norman dapat pencerahaan.

Selanjutnya atas persetujuan dokter yang merawatnya, Norman menggantikan semua obat yang diminumnya dengan banyak tertawa plus mengkonsumsi vitamin C. Ia juga minta disediakan tontonan film komedi, sehingga ia bisa tertawa terbahak-bahak. Pada hari kedelapan setelah menjalani terapi tersebut ia sudah bisa menggerakan jempolnya tanpa rasa sakit, Tertawa 10 menit juga bisa membuatnya tidur pulas selama 2 jam, Akhirnya penyakitnya berngsur sembuh, kemudian hilang sama sekali.

Menurut pengalamannya, sikap yang selalu serius menjalani hidup telah mempercepat proses sakitnya. Menurut pengakuannya pula, dengan 5 menit tertawa ia bisa meredakan sakit selama 2 jam. Lebih jauh ia menceritakan pengalaman pribadinya bahwa tawalah, bukan obat, yang telah menyembuhkan penyakitnya.

TERAPI KETAWA
Karena dianggap memberikan dampak yang positif, maka diberbagai penjuru dunia kini banyak dokter yang menerapkan terapi tertawa dalam proses penyembuhan para pasien mereka. Tidak hanya itu, kini juga sudah banyak terdapat perkumpulan orang-oarang yang ketika bertemu tidak melakukan hal lain, keciali tertawa dan tertawa.

Menanggapi fenomena tersebut, Hendrawan mengatakan bahwa terapi tertawa pada dasarnya boleh-boleh saja selama dalam bentuk exercise yang dilakukan secara beramai-ramai. Karena pengaruh suasana yang beramai-ramai akan menimbulkan interaksi positif. Sama halnya dengan ketika kita melihat orang lain menguap, kita pun akan ikut menguap. Ini terjadi karena ada stimulasi pusat-pusat memory di otak yang menimbulkan refleks yang sama. Coba saja Anda bergabung dengan orang yang sedang karaoke. Anda akan ikut senang. Sebaliknya jika anda mengunjungi orang yang sedang berduka, Anda akan iktu berduka.

TIDAK BERDIRI SENDIRI
Tawa yang sehat adalah tawa yang menyertakan hati, lepas tanpa keterikatan apalagi paksaan.

Tawa yang baik akan langsung membuat Anda bahagia serta lebih baik dalam segala hal. Meskipun dalam kesehariannya ada orang yang mudah tertawa, namun ada juga yang tidak. Tetapi bukan berarti mereka yang tidak gampang tergelitik “ urat tawanya” itu tidak memiliki sense of humor, karena hal itu berbeda-beda bagia setiap orang. Contohnya di Indonesia, umunya akan tertawa dengan hanya melihat pelawak yang hanya bermodalkan berpakaian lucu, bermuka aneh, dan ndeso. Tetapi dinegara lain, orang tidak membutuhkan pelawak yang Cuma mengandalkan mimic lucu, melainkan yang cerdas memainkan kata-kata.

Bagaimanapun, menurut Hendrawan, sense of humor perlu dimiliki oleh setiap orang. Karena pada umumnya seseorang dengan selera humor yang tinggi biasanya lebih fleksible, dan selalu bisa melihat segala sesuatunya dari sisi positif. Bukan hanya bisa tertunduk lesu ketika mengalami kekalahan, melainkan bisa tetap tertawa untuk kemudian segera bangkit kembali.

Perlu Anda ingat, hidup ini tidak bisa selamanya enak. Mungkin Anda sedang enak-enak mengendarai mobil yang baru seminggu Anda beli, tiba-tiba ditabrak orang lain. Mungkin pasangan yang begitu Anda cintai, tiba-tiba meninggalkan Anda. Hanya mereka yang memiliki rasa humor yang tinggilah yang bisa mengambil sisi positif dari berbagai hal yang negative yang mereka alamai.

Dengan Humor, sesuatu yang beratpun biasanya menjadi lebih mudah dan ringan sehingga tidak membuat Anda mudah putus semangat. Jadi, kata Hendrawan, ketika beraktifitas sehari-hari, kita harus gembira, sehingga penyakitpun jajuh dari kita.

Dikutip dari Men’s Health edisi September 2007.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar