Selasa, 30 Juni 2009

STRAWBERRY/STROBERI

Sari stroberi adalah salah satu jenis sari yang paling banyak kegunaannya dan paling enak diminum. Stroberi berisi banyak zat gula dan zat besi, dan sangat bagus membuat roman muka itu manis dan berseri. Bahkan sari stroberi ini adalah salah satu pembersih kulit yang terbaik. Kalau roman muka kurang menarik, adanya anemia, kulit terkupas, hati lemah, sembelit acidosis, dan radang selaput lendir, gunakanlah sari stroberi ini dengan teratur setiap hari. Bahkan stroberi ini telah terbukti sebagai obat kuat terhadap kelenjar-kelenjar dan syaraf.

Sabtu, 27 Juni 2009

Penyakit Gusi Picu Resiko Lain


Penyakit Gusi Picu Resiko Lain;
Jangan memandang remeh penyakit pada gusi anda. Saran itu coba disampaikan oleh seorang ahli kesehatan gigi dari Cambridge, Jean Connor. Menurutnya seseorang yang terkena penyakit gusi akan berisiko terkena penyakit lainnya seperti penyakit jantung, diabetes ataupun infeksi darah.

Buruknya kesehatan mulut diperkirakan akan menjadi ancaman terjadinya penyakit pada gusi termasuk kerusakan pada gigi yang akan membuat ancaman bakteri meluas keseluruh tubuh.

Bakteri yang berada dimulut itulah diyakini bisa menjadi penyebab terjadinya penyakit jantung, diabetes, infeksi saluran darah termasuk membuat berat badan bayi selalu dibawah normal.

Menurut Jean Connor, tubuh memiliki kompromi yang rendah saat bakteri melebarkan seranganya.

Penyakit gusi yang disebut juga dengan `periodontal disease` biasanya akan berdampak secara meningkat pada kesehatan secara umum. Selain ancaman infeksi pada darah, penyakit gusi dikuatirkan akan membuat bakteri bisa memperkecil sistem kekebalan tubuh. Peyakit gusi biasanya menghasilkan sejumlah bakteri,' jelas Connor. "Jika anda mengalami masalah dengan denyut jantung maka kemungkinan bakteri dari gusi itu telah sampai pada jantung,' tambah Connor.

Selain jantung, hubungan antara penyakit gusi dengan diabetes juga meningkat dimana diperkirakan para penderita diabetes biasanya memiliki penyakit pada gusi. Penelitian lain juga menyebut bahwa para ibu hamil yang mengalami penyakit gusi akan memiliki resiko dua kali lebih tinggi untuk melahirkan bayi dengan berat badan dibawah normal. Penyakit gusi bisanya disebabkan oleh terjadinya penjamuran pada gigi dan menjadi penyebab utama tanggalnya gigi diusia remaja.

Sebagai pencegahanya selain sering menggosok gigi adalah :
  • Mengurangi cemilan dan memperbanyak mengkonsumsi buah-buahan yang kaya akan serat.
  • Jika terserang penyakit gusi, seseorang sebaiknya tidak berbagi minuman dalam gelas yang sama termasuk tidak mengkonsumsi makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin.
  • Jangan lupa untuk berhenti merokok dan minuman beralkohol karena merokok bisa menaikkan resiko sampai 7 kali terkena penyakit gusi.


Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, berbagilah informasi ini dengan teman dan saudara Anda melalui Share Link Media Sosial di bawah ini.

Jumat, 26 Juni 2009

7 Rahasia Tetap Awet Muda


Banyak orang yang mengeluhkan keadaan kulit dan wajah mereka yang tampak lebih tua daripada umur sebenarnya.

7 Rahasia Tetap Awet Muda ;.
Untuk mengatasi masalah ini, ada 7 rahasia agar Anda tetap tampak awet muda:
  1. Selalu merasa bahagia.
    Merasa bahagia adalah salah satu kunci utama agar tetap terlihat awet muda. Dalam setiap kegiatan, usahakan agar apa yang Anda lakukan sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Hindari stres, perasaan bersalah dan tertekan karena paksaan orang lain. Ingat, apa yang Anda rasakan akan tercermin pada wajah Anda. Jadi, orang yang sedang bahagia, wajahnya akan terlihat berseri-seri, santai dan lebih muda daripada usia sebenarnya.

  2. Banyak bergerak.
    Berolahraga adalah cara agar awet muda. Lakukan joging, jalan cepat, bersepeda maupun berenang sekitar 30 menit setiap hari. Dengan olahraga, risiko terkena serangan jantung, osteoporosis, dan kanker pun akan mengecil. Olahraga teratur dapat menambah fleksibilitas otot, memperkuat tulang, serta mengurangi stres, karena sel-sel tubuh mendapat lebih banyak oksigen. Tidur Anda pun akan nyenyak.

  3. Konsumsi vitamin C
    Vitamin C bisa Anda peroleh dari buah-buahan segar (terutama jeruk), sayur-mayur berwarna hijau (brokoli dan lain-lain) atau suplemen vitamin C sebanyak 1000 mg perhari. Vitamin C terbukti bisa meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi risiko terkena kanker dan melindungi tubuh dari efek yang ditimbulkan oleh polusi. Di samping itu, perbanyak minum air putih. Meminum air putih 8 gelas per hari akan mengurangi stres, menjaga kesegaran kulit, serta memperlancar kerja organ tubuh.

  4. Gunakan pelindung UV
    Matahari adalah salah satu faktor utama penyebab penuaan dini. Oleh karena itu, gunakan selalu lotion pelembab secara teratur setiap hari, khususnya bila akan bepergian, agar kulit tetap segar, lembab dan tidak terbakar sinar matahari, terutama sinar ultra violet (UV).

  5. Istirahat cukup
    Manusia butuh sekurang-kurangnya 8 jam setiap hari untuk tidur. Istirahat cukup bermanfaat untuk menghindari terbentuknya kantung mata, kulit keriput dan wajah kusam.

  6. Perhatikan penampilan
    Penampilan dan tata rias wajah juga memegang peranan penting. Meski usia terus bertambah, tetap perhatikan jenis kosmetik yang Anda pakai. Gunakan make-up tipis untuk kesan natural dengan tetap memperhatikan kondisi dan jenis kulit Anda.

  7. 7.Optimis
    Orang yang pesimis selalu tidak percaya diri, gampang putus asa, dan tak pernah memperhatikan penampilan, yang bisa berakibat depresi. Jadi, berusahalah menjadi orang yang optimis dalam segala hal, sebab ini akan membuat hidup Anda akan lebih sehat dan bahagia.
Dikutip dari :Tabloid Nova
Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, berbagilah informasi ini dengan teman dan saudara Anda melalui Share Link Media Sosial di bawah ini.

Amandel, Perlukah Dibuang..?

Amandel, Perlukah Dibuang..?
Kosa kata "amandel" rasanya sudah akrab di telinga. Begitu pula dengan istilah "operasi" amandel. Namun, seberapa jauh pemahaman kita tentang amandel dan operasi pengangkatannya.

"Belakangan ini anak saya sering demam akibat pembesaran amandelnya. Apa amndelnya perlu diangkat, Dok?" tanya seorang ibu yang memeriksakan penyakit amandel anak laki-lakinya kepada seorang dokter ahli THT (Telinga Hidung tenggorokan).

Tentu saja, dokter tidak bisa gegabah menentukan apakah amandel si anak akan diangkat atau tidak. Keadaannya pasti akan dilihat dulu, apakah sudah terjadi infeksi kronis, sudah mulai mengganggu jalan saluran napas, atau bahkan sudah sampai mengganggu pencernaan bagian atas.

Organ sekecil apapun pastilah ada manfaatnya. Karena itu, diangkat atau tidaknya perlu dilihat kasus per kasus. Amandel, yang sebenarnya sebutan awam, bagi tonsilla palatina (tonsil), punya peran di dalam tubuh (disebut amandel karena bentuknya mirip buah amandel). Amandel merupakan salah satu jaringan limfoid di daerah faring. Fungsi jaringan yang letaknya di bagian belakang rongga mulut itu memproduksi sel-sel limfosit (salah satu jenis sel darah putih).

Organ ini, juga berperan penting dalam tahap-tahap awal kehidupan untuk melawan infeksi selaput lendir nasofaring (di belakang rongga hidung) dari udara pernapasan sebelum masuk ke saluran napas bagian bawah. Dari penelitian juga diketahui, tonsil dapat memperoduksi antibodi yang berperan dalam memproduksi Imunoglobulin A. Antibodi inilah yang membuat jaringan lokal tahan terhadap kuman penyakit. Dapat dikatakan, amandel menjadi benteng pertahanan terdepan yang menangkis serangan kuman penyakit yang masuk lewat pernapasan.

Berada di tengah struktur telinga, hidung, dan tenggorokan, tonsil sebenarnya terdiri atas tiga pasang. Pasangan pertama, tonsil faringealis, terletak pada dinding belakang saluran napas bagian atas atau faring dan di belakang hidung. Kedua, tonsil palatina pada sisi kiri dan kanan –pada lengkungan antara anak lidah dan dasar mulut (amandel). Pasangan ketiga, tonsil lingualis (tonsil lidah) yang letaknya di permukaan atas pangkal lidah.

Karena letaknya yang strategis, yaitu pada pintu masuk saluran napas dan makanan maka fungsi utama tonsil ialah menghancurkan mikroorganisme yang masuk di pintu atas sistem pernapasan dan pencernaan. Tonsil-tonsil itu membentuk lingkaran pertahanan yang saling dihubungkan oleh garis khayal yang disebut cincin Waldeyer.

Benteng pertahanan terdepan
Tonsil alias amandel dapat mengalami berbagai macam gangguan, antara lain yang disebut dengan penyakit amandel atau peradangan tonsil. Peradangan ini bisa bersifat akut atau kronis.

Peradangan tonsil kebanyakan memang diderita oleh anak-anak, meski bisa pula terjadi pada orang dewasa muda. Penyebab radang bisa bermacam-macam. Bisa karena virus, jamur, atau berbagai macam bakteri seperti streptokokus, difteri, sifilis, tuberkulosa, dan lainnya.

Peradangan akut umumnya dimulai dengan demam tinggi (mungkin sampai menggigil), khususnya pada anak-anak. Dibarengi pula dengan tenggorokan yang terasa seperti terbakar serta nyeri menetap di belakang rongga mulut. Sewaktu menelan, nyeri bisa terasa sampai ke bagian telinga diikuti lagi nyeri kepala, lidah terasa tebal dan terjadi pembengkakan, serta rasa nyeri bila kelenjar getah bening di bawah dagu ditekan. Bila mulut penderita dibuka, akan tampak tonsil dan daerah sekitarnya -termasuk dinding belakang rongga mulut- berwarna sangat merah dan bengkak.

Berbagai penyebab yang berlainan itu mengakibatkan gejala radang tonsil yang berbeda-beda pula. Namun, dengan pengobatan yang tepat sesuai penyebabnya, radang akut biasanya dapat disembuhkan. Misalnya, kalau penyebabnyabakteri, radang amandel ditangani dengan pemebrian antibiotika. Bila gara-gara jamur, radang diatasi denagn obat antijamur. Sedangkan untuk gangguan tonsil karena tumor jinak ataupun gans, diperlukan penanganan tersendiri.

Kalau peradangannya bersifat kronis, tonsil akan membesar (hipertrofi) atau menciut (atrofi). Karena proses radang yang berulang, lapisan epitel selaput lendir akan terkikis sehingga jaringan limfoid terkikis pula. Pada proses penyembuhan, jaringan limfoid itu akan digantikan oleh jaringan parut, sehingga fungsinya pun mengalami gangguan. Tonsil akan terlihat membesar dengan permukaan tidak rata, terbentuk alur-alur melebar paa permukaan.

Penderita tonsilitis (radang tonsil) kronis biasanya akan merasakan ada sesuatu yang menyekat tenggorokannya, terkadang tenggorokannya terasa kering, dan napasnya berabu. Rasa nyeri pada tenggorokan bisa sering berulang. Yang dikhawatirkan apabila tonsil yang membesar itu sampai mengganggu jalan napas. Hal itu menyebabkan sesak napas sehingga penderita akan mendengkur ketika tidur.

Pada gilirannya penyempitan jalan napas itu bisa mengganggu konsentrasi anak karena kurangnya suplai oksigen ke otak. Anak menjadi tampak malas belajar dan cepat mengantuk. Makanya, anak yang menderita radang amandel sering dianggap sebagai bodoh. Padahal gangguan terhadap amandel itu penyebabnya –bukan karena terjadi penurunan kecerdasan.

Pembengkakan kronis dapat diatasi dulu dengan pengobatan lokal. Misalnya, dengan antibiotika agar mulut selalu terjaga kebersihannya. Kalau setelah dikonsultasikan kemudian dokter menyarankan agar amandel sebaiknya dibuang, kita ikuti saja. Sebab, jalan satu-satunya untuk mengatasi hal itu memang dengan melakukan operasi tonsilektomi (radikal). Operasi itu sudah barang tentu dilakukan setelah infeksinya reda.

Apabila tidak diangkat peradangan tonsil dapat menimbulkan komplikasi ke daerah sekitarnya atau organ tubuh lain yang letaknya jauh melalui aliran darah atau getah bening. Komplikasi ke daerah sekitar tonsil biasanya berupa pembentukan abses (pembengkakan berisi nanah), rhinitis kronis (peradangan hidung menahun), sinusitis, atau otitis media (biasa dikenal dengan congek). Komplikasi ke organ tubuh yang jauh misalnya endokarditis (radang pada katup jantung), artritis (radang sendi), radang otot, radang ginjal, dermatitis (radang pada kulit), gatal-gatal, urtikaria (biduran), dan sebagainya.

Melalui buku "Otolaryngology, Head and Neck Surgery", Paparella dan Shumrick menjelaskan tonsilektomi (pengangkatan tonsil) harus dilakukan bila:
  • Terjadi radang tonsil akut berulang, lebih dari tiga kali setahun
  • Setelah terjadinya komplikasi berupa abses di daerah sekitar tonsil
  • Penderita merupakan karier atau pembawa penyakit difteri
  • Tonsilitis menyebabkan kejang demam
  • Pembesaran tonsil mengakibatkan sumbatan jalan napas (gejala mendengkur) atau adanya gangguan menelan.

Operasi pengangkatan juga perlu dilakukan bila terdapat tonsil yang membesar atau terdapat sisa-sisa sel radang diantara lekukan-lekukannya (debris), terjadi infeksi hidung kronis, infeksi saluran napas berulang, serta timbul penyakit sistemik yang diakibatkan oleh infeksi bakteri streptokkokus beta hemolitikus (misalnya penyakit katup jantung).

Bius lokal atau total
Operasi amandel dapat dilakukan dengan pembiusan umum ataupun lokal. Tentu saja, pembiusan lokal membutuhkan biaya lebih murah dibandingkan pembiusan umum, sebab tidak digunakan obat anestesi yang beraneka ragam. Juga risiko yang mungkin terjadi nyaris tidak ada.

Namun, kalau memilih pembiusan lokal, diperlukan kerjasama sepenuhnya dengan penderita selama operasi berlangsung. Pada umumnya anak-anak yang ketakutan akan banyak melakukan gerakan. Jadi pembiusan lokal sulit dilakukan pada mereka.

Pada pembiusan umum atau total penderita tidak sadar selama operasi berlangsung, dan saat sadar operasi sudah selesai. Risiko anestesi total antara lain: reaksi alergi terhadap obat anestesi yang tidak dapat diketahui sebelumnya, kecuali penderita pernah mengalami sebelumnya.

Setelah operasi pun masih diperlukan kerjasama denga penderita agar tidak terjadi perdarahan. Penderita disarnkan untuk tidak banyak berbicara atau meludah. Diet dilakukan bertahap, mulai dengan pemberian makanan cair (tidak diperkenankan langsung menyantap makanan keras). Pemberian es atau es krim pada anak acap kali dilakukan untuk membantu mencegah terjadinya perdarahan. Pada anak-anak, operasi sering ditunda sampai anak berusia enam tahun (kecuali kalau tidak dapat ditunda lagi). Pertimbangannya, pada usia itu anak sudah dapat diberi pengertian tentang perawatan pasca operasi.

Pembesaran tonsil atau penyakit amandel memang tidak mutlak diatasi dengan pengangaktan, harus dilihat kasus per kasus. Sebab, organ tubuh sekecil apa pun pasti ada manfaatnya. Namun, kalau tidak dapat dipertahankan lagi, apa boleh buat, daripada kesehatan kita ikut terganggu gara-gara "si buah amandel". Artikel dikutip ulang dari : Intisari (Dr. Rini Febrianti, di Bandung)
Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, berbagilah informasi ini dengan teman dan saudara Anda melalui Share Link Media Sosial di bawah ini.

10 Jurus Cegah Flu


10 Jurus Cegah Flu;
Flu tergolong penyakit yang mestinya dapat dicegah. Banyak kasus flu yang sebetulnya tak perlu diderita hanya karena kita lalai atau mungkin tidak tahu cara mencegahnya. Di bawah ini beberapa tip bagaimana agar flu yang mengancam di musim penghujan ini tidak sampai menimpa kita. Apa sajakah yang perlu dikerjakan?

Jangan anggap enteng flu.
Khusus bagi yang sudah berusia lanjut, serangan flu umumnya lebih berat dibanding bila menimpa mereka yang lebih muda. Selain karena sistem kekebalan tubuh mereka yang memasuki usia uzur sudah kian menurun, tipe virus flu yang masuk ke dalam tubuh juga belum tentu sama.

Kita mengenal tiga keluarga besar tipe virus flu (tipe A, B, dan C). Masing-masing tipe punya sekian banyak anggota keluarganya sendiri. Virus flu burung H5N1, misalnya, tergolong dalam keluarga besar virus flu tipe A. Sekerabat dengan itu kita mengenal juga strain virus H3N2 (Shangdong dan Beijing), H1N1 (Texas dan Singapura), dan banyak lagi lainnya, selain tipe B Panama dan Yamagata.

Perangai anggota keluarga masing-masing tipe virus flu juga tidak sama derajat keganasannya. Ada yang jinak, ada pula yang ganas luar biasa. Flu yang lazim menyerang penduduk Eropa, misalnya, tidak seperti di Indonesia, umumnya tergolong jenis virus flu yang ganas, dan sering amat mematikan. Wabah flu awal abad XX di Spanyol, menelan ratusan ribu korban tewas.

Oleh karena tidak semua virus, termasuk virus flu, ada obat antinya, kunci pamungkas mencegah virus flu masih tetap hanya ada dua cara, yakni dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi kemungkinan tubuh dimasuki oleh virus.

Ikuti sepuluh cara berikut ini untuk pencegahan:
  1. Minta vaksin flu.
    Bagi yang sudah uzur dianjurkan untuk mendapatkan suntikan vaksin flu selama musim flu datang. Namun, tidak semua jenis virus bisa ditangkal dengan vaksin flu.

    Dari waktu ke waktu vaksin flu disempurnakan dengan kandungan jenis-jenis vaksin oleh tipe virus flu yang tengah menimbulkan wabah. Namun, selain berbeda tipe virusnya, bukan kejadian jarang muncul jenis virus yang lolos dari upaya penangkalan, saking beragamnya jenis dan strain virus flu yang ada. Belum lagi kemungkinan virusnya berubah tabiat (mutasi), sehingga sebuah vaksin menjadi tak lagi poten menangkalnya.

  2. Jauhi diri dari paparan dingin.
    Orang Barat menjuluki flu sebagai catch cold atau terpapar dingin. Memang, semakin lama dan sering tubuh terpapar yang serba dingin (udara, air mandi, ruangan berpendingin, minuman dingin, angin), semakin lemah ketahanan tubuh, dan kian rentan untuk gampang terserang virus (apa saja).

    Kita tahu, bibit penyakit virus hanya bisa dilawan dengan mengandalkan daya tahan tubuh. Kalau daya tahan menurun, pertahanan tubuh akan jebol, dan flu atau penyakit oleh virus lainnya berpotensi bakal menjangkiti. Hanya bila pertahanan tubuh kokoh saja, virus yang sudah masuk ke dalam tubuh akan bisa ditumpas dan orang batal jatuh sakit flu.

    Itu sebab selama tubuh hanya ditumpangi oleh virus flu saja, pemberian obat antibiotika, yang paling kuat sekalipun, menjadi mubazir karena virus tak bisa ditumpas oleh antibiotika jenis dan generasi apa pun. Selain sia-sia mengeluarkan uang untuk yang tak perlu, tubuh sudah dibebani oleh efek samping antibiotikanya.

    Kasus flu sejatinya tidak perlu diberi antibiotika. Di Indonesia, flu umumnya dianggap penyakit enteng. Orang masih tetap melakukan aktivitas hariannya di kantor, sekolah, dan kegiatan luar rumah lainnya.

    Penyakit flu yang tadinya hanya dihuni oleh virus saja, akibat tubuh dalam kondisi sudah diperlemah oleh serangan virus, bibit penyakit lain akan mudah ikut mendompleng memasuki tubuh, lalu muncul penyakit baru. Dengan cara itu, penyakit flu di Indonesia umumnya sering berkepanjangan, dan malah bisa berkomplikasi.

    Tidak jarang flu berkembang menjadi infeksi THT lain (infeksi tenggorok, kerongkongan, hidung, atau congekan), selain kemungkinan terinfeksi oleh kuman pendompleng yang memasuki paru-paru juga (bronchopneumonia, pneumonia).

    Itu pula alasan kenapa mereka yang sedang flu sebaiknya tinggal di rumah. Selain berpotensi merugikan diri sendiri, dalam keadaan flu berada di luar rumah akan menyebarkan virusnya ke udara di sekitar pasien, terlebih bila berada di ruangan (yang dirancang tertutup tak berventilasi) berpendingin.

  3. Perkuat tubuh.
    Dengan beristirahat dan menu bergizi tinggi selama musim hujan, tubuh diperkuat ketahanannya. Selain dengan cara menghangatkan tubuh (minum hangat, mandi hangat, balur obat gosok), pilih pula menu bergizi tinggi, khususnya berpotein tinggi (telur, susu, daging), tak cukup menu sayur-mayur belaka (sayur bening).

    Orang Barat biasa menghidangkan sup ayam hangat selama tubuh terpapar di udara dingin. Hindarkan mandi hujan, embusan angin, berada di udara terbuka. Buat kita dapat memilih minuman penghangat badan (wedang jahe, bandrek, bajigur, atau sekoteng), khususnya sehabis tubuh mandi hujan, berenang dingin, wisata pantai.

  4. Hindari pergi ke tempat-tempat keramaian.
    Selagi musim hujan, dan banyak orang sedang sakit flu, sebaiknya tidak bepergian ke tempat-tempat keramaian kalau tidak perlu sekali. Kalau bisa ditunda sebaiknya tidak mengunjungi pasar tradisional, supermarket, mal, bioskop, terminal, stasiun, ruang tunggu puskesmas, rumah sakit, sekolah, ruang pesta. Di tempat-tempat orang berkerumun, virus flu, termasuk jenis virus lain, terbang bertebaran di udara, dan hidung kita menghirup udaranya.

  5. Kurangi rokok dan alkohol.
    Kedua jenis zat ini berpotensi menurunkan ketahanan tubuh. Merokok ”melukai” selaput lendir saluran napas, sehingga menjadikan saluran napas lebih rentan dimasuki virus. Ruangan yang berasap rokok, memperlemah kondisi saluran napas orang-orang yang menghirupnya juga (passive smoker).

  6. Rajin basuh tangan dengan sabun. Tangan dan jemari kita dapat menjadi sumber pemindahan virus yang melekat dari lingkungan tempat kita melakukan aktivitas, seperti kantor, sekolah, dan kamar kecil di tempat-tempat umum. Studi tentang ini sudah dikerjakan sewaktu SARS mewabah dulu.

    Tangan kita tentu bersentuhan dengan pegangan pintu kamar mandi, pintu mobil, tombol lift, gagang telepon, lembaran atau kepingan uang, permukaan meja, kursi, dan segala yang disentuh banyak orang. Dari sana virus yang sudah mencemari segala yang disentuh (oleh pengidap flu) bisa berpindah ke jemari tangan kita.

    Pengidap flu perlu tahu diri untuk tidak seenaknya bersin dan batuk-batuk di rungan yang banyak orangnya, selain sepatutnya rajin membasuh tangan juga (sebab pasti sudah memegang liang hidung dan mulutnya yang bervirus).

    Orang lain yang berdekatan dengan pasien flu, berbicara, dan terancam cemaran virusnya, perlu lebih sering membasuh tangan, dan tidak sembarang memegang hidung (mengupil, membersihkan liang hidung), atau mulut. Biasakan menggunakan saputangan, atau tisu, untuk membersihkan liang hidung atau mulut. Lewat kedua liang itulah virus flu akan memasuki tubuh, termasuk virus flu burung (avian influenzae).

  7. Membersihkan liang hidung setiap pulang bepergian.
    Ya, selama bepergian ke luar rumah, terlebih selama musim flu berjangkit, nyaris tak ada udara yang tidak tercemar virus flu, terlebih di lingkungan yang ada pasien flu. Hampir pasti udara yang kita hirup selama di luar rumah, ada virus flunya. Termasuk bila di rumah ada yang sedang sakit flu.

    Bagaimanapun keadaannya, jauh lebih baik bila segera membersihkan liang hidung dengan sabun, setiap kali pulang bepergian, sambil berulang-ulang dengan cara sekuat-kuatnya mengembus-embuskan udara hidung selama dibersihkan. Dengan cara demikian sekurang-kurangnya gerombolan virus yang mungkin sudah mengendon di situ akan terpelanting keluar dari liang hidung sebelum sempat bersarang, dan berbiak.

  8. Berkumur-kumur, dan tidak kurang tidur.
    Virus flu memasuki tubuh lewat liang hidung dan rongga mulut. Selain saluran hidung harus terjaga bersih, mulut pun perlu kokoh pertahanannya. Untuk itu ada baiknya lebih sering berkumur.

    Selain bisa memilih seduhan daun sirih (ada daya antisepsisnya), dapat juga memakai obat kumur yang dibeli bebas di apotek. Dengan cara demikian kita berupaya mengenyahkan bibit penyakit yang mungkin sudah mulai mengendap di rongga mulut, termasuk bila yang masuk virus flu.

    Selain berkumur, tentu menggosok gigi, khususnya sebelum tidur malam. Rongga mulut yang kotor juga memperlemah ketahanannya. Terlebih pada mereka yang sudah tidak memiliki amandel (kelenjar tonsilnya sudah diangkat), sehingga tak punya pasukan penjaga rongga mulutnya dari ancaman bibit penyakit. Termasuk mereka yang gigi-geliginya sudah keropos, terinfeksi, dan membusuk akar giginya. Mereka lebih rentan terinfeksi rongga mulutnya.

  9. Lakukan olah napas.
    Ya, daya tahan tubuh juga membutuhkan asupan oksigen yang lebih penuh. Upaya olah napas, yakni dengan cara menghela napas (di udara segar terbuka) seberapa dalam kita mampu, dan menahannya seberapa lama kita bisa, akan lebih membugarkan paru-paru. Paru-paru yang bugar, yang lebih deras aliran darahnya, dan meningkat sistem kekebalan lokalnya, akan lebih diberdayakan untuk mampu mengenyahkan bibit penyakit.

    Untuk menyempurnakan hasil olah napas, sertai pula dengan gerak badan yang memadai seperti berjalan kaki dan bersenam. Faktor stres fisik, selain stres mental, juga menambah rentan tubuh seseorang terserang virus flu. Keletihan yang berlebihan (akibat bekerja maupun latihan fisik) tidak dianjurkan selama musim flu.

  10. Cukup tidur dan tidak begadang.
    Tantangan orang sekarang adalah acap tergoda oleh begitu banyak iming-iming tontonan televisi, hiburan, dan kegiatan bareng di luar rumah di waktu jeda.

    Salah satu ancaman penyakit yang banyak menimpa orang sekarang sering sebab kekurangan waktu jeda. Sudah letih di kesibukan siang hari, malamnya sering kurang waktu tidur. Alih-alih sempat tidur siang (seperti orang dulu), tidur malam juga sering tak memadai.

    Kondisi kurang jeda, kurang tidur, dan tidur pun tidak nyenyak (sebab stres, terlampau letih), yang menambah rentan tubuh diserang virus umumnya, virus flu khususnya.

    Bila mulai terasa badan mulai pegal-pegal, kepala pening, mata terasa panas, mulai bersin dan batuk-batuk kecil, kemungkinan gejala awal flu. Itulah saatnya langsung minum obat flu merek apa saja, dan tidur setelah makan sup atau minuman hangat. Biasanya dengan cara itu flu batal muncul.

    Namun, obat warung tidak kuasa menahan laju perjalanan penyakit flu bila sudah telanjur berat. Percuma terus mengonsumsi obat flu saja bila flu sudah lebih dari seminggu, dan gejalanya bertambah berat. Lendir yang semula bening encer sudah berubah kental berwarna, itu berarti flu sudah ditunggangi oleh bibit penyakit lain. Inilah saatnya obat flu perlu didampingi oleh antibiotika.

    Di zaman semakin banyak hiburan tengah malam, coba untuk tidak selalu mengikuti kata hati, kendatipun demi si jantung hati. Mereka yang tengah mengidap penyakit menahun (kencing manis, gagal ginjal, penyakit jantung, kanker) tentu lebih ”lemah” dibanding orang normal.



Sumber: GHS
Dr. Handrawan Nadesul


Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, berbagilah informasi ini dengan teman dan saudara Anda melalui Share Link Media Sosial di bawah ini.

Korek Kuping, Perlukah?


Korek Kuping, Perlukah?;
Anda yang suka mengorek kuping perlu tahu apakah sebenarnya kebiasaan ini baik atau tidak. Jangan-jangan justru memperburuk kondisi. Berikut jawaban Dr. Hans dari seorang bapak mengenai kebiasaan mengorek kuping.

Nah untuk lebih jelasnya lihat pertanyaan dibawah:
“Dok, saya seorang suami, 41 tahun, kurus, berat 60, tinggi 168, hobi nonton bola. Saya suka dikoreki kuping oleh istri. Dulu istri suka pakai ujung bulu ayam, sekarang tidak lagi sebab telinga pernah jamuran, dan saya kapok.
Ihwal korekan kuping ini, ada beberapa pertanyaan kalau dokter sudi menjawabnya di sini.
Begini:
  1. Apa korek kuping itu wajib atau fakultatif, boleh ya boleh tidak?
  2. Apa yang harus saya lakukan kalau tahi kupingnya sudah keras dan hendak dikeluarkan? Perlu dokter ketahui, kotoran telinga saya gampang sekali keras dan banyak. Kalau dipaksa dikorek keluar, rasanya sakit sekali. Apakah ada cara lain, sebab kalau tidak dikeluarkan, saya jadi tuli.
  3. Berbahayakah kalau telinga saya berdarah sedikit sehabis dikorek oleh istri? Saya belum tuli sampai sekarang.”


Jangan Dipaksa Keluar
  1. Korek kuping itu tidak wajib. Jika produksi kotoran kuping tidak terlalu banyak, biasanya telinga punya daya self cleansing. Karena itu, ada pendapat lebih baik tak mengorek kuping. Kecuali pada orang yang pabrik tahi kupingnya overproduksi, membersihkan telinga rutin berkala diwajibkan.

  2. Tahi kuping yang membatu terjadi jika kita malas mengorek kuping. Keluhannya mendadak jadi tuli sehabis dibersihkan pakai cotton bud. Jangan paksa mengeluarkannya. Tahi kuping harus dibuat lembek dulu dengan tetes kuping khusus. Setelah 2-3 hari lembek, biasanya tahi kupingnya terjun bebas sendiri. Mungkin jatuh tergelincir ke bantal sewaktu bangun tidur siang.

  3. Jika dipaksa mengeluarkannya, kemungkinan liang telinga bisa berdarah sebab terluka, tergores oleh kerasnya batu tahi kuping.



Sumber: GHS / Kompas Cyber Media
Dr. Handrawan Nadesul

Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, berbagilah informasi ini dengan teman dan saudara Anda melalui Share Link Media Sosial di bawah ini.

Buah SEMANGKA dan Khasiatnya


Buah SEMANGKA dan Khasiatnya;
Semangka dipercaya berasal dari gurun Kalahari, Afrika. Menurut para peneliti, buah ini pertama kali dipanen 5000 tahun yang lalu di Mesir dan menurut kepercayaan nenek moyang saat itu, buah ini terpakai untuk penguburan raja-raja agar roh mereka mendapat nutrisi di alam baka. Dan dari sanalah semangka dibawa keliling ke negara-negara di dunia.

Hari ini, kita tahu bahwa yang sudah dikubur jelas tidak bisa lagi menikmati nutrisi semangka. Kitalah yang berhak menikmati lezatnya dan betapa bergizinya buah yang satu potongnya sama fungsinya dengan segelas air tersebut.

Tapi ingat, ketika mengkonsumsi semangka, bagian hijau dekat kulitnya ialah bagian terpenting yang harus ikut anda makan selain warna merah/kuningnya saja.

Apa saja fungsi semangka?
  1. Jika anda sedang diet, maka semangka adalah teman baik anda. Buah ini bebas lemak dan memiliki kombinasi kadar gula terbatas dan kadar air berlimpah. Apalagi, buah yang satu ini bersifat cepat mengenyangkan di dalam lambung.
  2. Semangka sangat baik bagi pengidap hipertensi. Kandungan air dan kaliumnya yang tinggi bisa menetralisasi tekanan darah.
  3. Semangka juga mempergiat kerja jantung.
  4. Antioksidannya termasuk betakaroten dan vitamin C membantu sel-sel tubuh tetap sehat.
  5. Semangka juga berfungsi untuk merangsang keluarnya air seni lebih deras sehingga sangat baik untuk mereka yang mengalami gangguan buang air kecil.
  6. Semangka bisa dipakai untuk menurunkan demam.
  7. Semangka bisa mencegah sariawan dengan ampuh.

Apa benar semangka adalah buah anti kanker?
Semua berawal dari likopen. Likopen salah satu komponen karotenoid seperti halnya betakaroten. Tapi diibandingkan antioksidan lainnya, seperti vitamin C dan E, kekuatan likopen dalam memerangi radikal bebas jauh lebih ampuh.

Radikal bebas berlangsung tak terkendali, baik karena pola makan yang kacau, polusi atau pikiran negatif, kekebalan tubuh akan menurun. Akibatnya ya berbagai macam penyakit dan kulit tubuhpun menjadi kering, suram, dan kendur.

Dengan likopen yang terdapat dalam semangka, radikal bebas bisa langsung lumpuh!
Likopen inilah yang mampu menumpas bibit kanker. Banyak makan semangka, bahkan setiap hari pun tak masalah, justru dapat menyusutkan risiko kanker mulut rahim dan kanker pankreas pada wanita. Terhadap kanker pencernaan,likopen semangka mampu mencegahnya hingga risikonya berkurang separuhnya, seperti kanker rongga mulut, kanker kerongkongan, kanker lambung, kanker usus besar, kanker anus. Begitu pula dengan kanker prostat.

Wah!
Selain itu, likopen berguna untuk membuat wajah tampak bercahaya, tampak segar dan lebih muda. Bagi lansia, semangka tidak hanya membantu memulihkan gangguan kesehatan lebih cepat, namun juga membantu meningkatkan kemampuan mental dan ketajaman daya ingat.

Semangka disebut BUAH KUAT untuk pria, benarkah??
Likopen dalam semangka juga menyumbangkan kasiat khusus untuk pria menikah. Buah ini bisa meningkatkan kesuburan dan membantu membangkitkan gairah seksual pria. Bagi mereka yang rindu punya keturunan, buah ini juga bisa sangat membantu. Percaya atau tidak, penelitian menunjukkan bahwa senyawa sitrulin dalam semangka, memiliki efek afrosidiak yang sama hebatnya dengan [disensor], tapi sama sekali tanpa efek samping.

Mau coba?
Semangka lokal berbiji, semangka tanpa biji, semangka kuning, semangka merah, semangka impor, semangka bulat, semangka lonjong, atau varietas yang manapun itu, semangka tetap buah unggul dan berkhasiat tinggi! Jadikan buah ini sebagai kado cinta anda untuk keluarga.

Aman dinikmati seberapa pun anda suka dan segarnya pun tiada tara.


Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, berbagilah informasi ini dengan teman dan saudara Anda melalui Share Link Media Sosial di bawah ini.