Rabu, 01 Juli 2009

Kacang Kedelai

Kacang kedelai mudah didapat. harganya murah dan menyehatkan. Kadar proteinnya 34.1%, karbohidrat 33.5%, lemak 17.7%, air 10.0% dan ampasnya 4.7%. Kadar protein kedelai hampir dua kali kadar potein hewani (protein daging sapi hanya 18%). Selain tinggi dengan protein dan karbohidrat, kacang kedelai juga mengandung vitamin A, vitamin B1 dan vitamin F.

Kacang kedelai sangat banyak kegunaannya. Dijadikan tahu, tempe, kecap dan susu. Pada tahun 1952, susu kedelai yang disebut “Saridele” berhasil diproduksi di Indonesia. Waktu itu Saridele digunakan untuk minuman bayi.

Dengan adanya vitamin F dalam kacang kedelai maka mudahlah mentransportasikan oksigen melalui darah ke semua sel, jaringan dan organ, membantu lubrikasi semua sel, menolong proses pembekuan darah, membuat kulit selalu tampak bercahaya. Kacang kedelai ini juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, mencegah terjadinya tekanan darah tinggi dan pengerasan pembuluh-pembuluh darah, serta penyakit jantung.

Di dalam kedelai ditemukan enzyma lipoxidase yang menyebabkan bau langu (bau seperti rambut terbakar). Untuk menghilangkan bau langu itu susu kedelai perlu direbus dan diberi aroma kopi kedelai.

Perlu diketahui bahwa khasiat susu kedelai adalah empat kali lebih besar daripada khasiat tahu dan dua kali dari khasiat tempe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar