Kamis, 02 Juli 2009

Mengintip Kesehatan Pria Berdasarkan Usia (USIA 40-an)

Kondisi Umum :
Mengintip Kesehatan Pria Berdasarkan Usia (USIA 40-an)
Pada usia ini, pria mengalami penurunan sedikit kemampuan, yaitu tak seenergik pria yang berusia 20 tahun, misalnya. Jika seumpama seorang pria sejak muda punya kebiasaan kurang tidur, di usia 40 tahun ia biasanya sudah mengalami kelelahan.

Dalam melakukan olahraga mesti perhatikan beberapa hal, apalagi jika memiliki hipertensi atau penyakit jantung. Pria yang bertubuh gemuk pada usia 40 tahun ke atas sebaiknya mengurangi olahraga beban. Karena ada kemungkinan sudah ada masalah dengan otot atau persendian. Jadi jangan terlalu memaksakan untuk melakukan suatu kegiatan olahraga yang cukup berat.

Ada beberapa penyakit yang harus diwaspadai, yaitu penyakit-penyakit degeneratif (penyakit yang terjadi karena bertambahnya usia). Penyakit-penyakit ini terjadi terutama karena pola hidup yang kurang sehat, misalnya tidak memperhatikan makan (kandungan asam urat, kolesterol, garam). Maka bisa saja di atas 40 tahun akan mengalami berbagai penyakit, apalagi jika didukung faktor risiko lain seperti kegemukan.

Beberapa penyakit atau konsekuensi yang mungkin muncul:
  • Serangan jantung koroner. Penyebabnya antara lain rokok, hipertensi, kegemukan, peningkatan kekentalan darah, kencing manis, kurang olah raga, dan stres yang berat.
  • Peningkatan kolesterol. Kolesterol yang berlebihan akan menumpuk di pembuluh darah terutama di pembuluh darah otak dan jantung koroner. Jika memiliki faktor lain seperti kegemukan, merokok, dan kencing manis, risiko terjadinya serangan jantung atau stroke makin meningkat.
  • Kadar asam urat tinggi. Mengakibatkan terjadinya peradangan pada sendi kaki. Sendi membengkak dan menimbulkan nyeri yang hebat. Bisa menumpuk di ginjal menyebabkan terbentuknya pasir dan batu ginjal.

Seks :
Pada usia 45 tahun ke atas, penurunan fungsi tubuh semakin nyata. Kadar hormon testosteron semakin menurun, demikian juga hormon yang lain. Massa otot dan kekuatan otot mulai menurun, lemak tubuh meningkat, dan berbagai penyakit muncul yang dapat mengganggu fungsi seksual, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, serta kolesterol tinggi.

Faktor psikis juga dapat mengganggu fungsi seksual, misalnya kejenuhan dengan suasana sehari-hari, hilangnya kemesraan dengan pasangan, hilangnya daya tarik pasangan, kekecewaan, dan kejengkelan.

Di samping fungsi seksual, kesuburan pria juga menurun. Kuantitas dan kualitas sel spermatozoa juga menurun. Jadi, tidak benar anggapan yang menyatakan kesuburan pria tetap tinggi walaupun usia sudah lanjut. Karena itu dianjurkan pada usia di atas 40 tahun, pria dan perempuan sebaiknya tidak mempunyai anak lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar