Kamis, 02 Juli 2009

Orang Hunza Tersehat dan Terpanjang Usia



Orang Hunza Tersehat dan Terpanjang Usia
Orang Hunza, orang tersehat dan terpanjang usianya di dunia, dapat hidup di antara 120 sampai 140 tahun. Faktor utama yang membuat mereka sehat dan umur panjang adalah jenis makanan yang dimakan. Mereka banyak makan makanan-makanan segar dan kurang makan makanan dimasak, mereka praktis hanya sedikit makan makanan daging dan makanan-makanan yang berlemak.

Orang-orang Hunza ini hidup di pegunungan Himalaya, barat laut Kashmir, selatan Pakistan, daerah barat-daya Afganistan. Tempat ini bebas dari polusi dan dipenuhi dengan udara pegunungan yang bersih dan segar. Airnya jernih, keluar dari batu-batu, dan dapat diminum tanpa direbus. Suasananya menopang untuk hidup sehat walafiat.

Orang-orang Hunza ini bebas dari berbagai jenis penyakit berbahaya. Di sana tidak terdapat orang-orang berpenyakit kanker, penyakit jantung, penyakit darah tinggi, penyakit rematik atau encok, penyakit gula, penyakit paru-paru, penyakit ginjal, penyakit jiwa, mandul ataupun penyakit-penyakit lainnya yang melanda dunia dewasa ini. Pada umumnya orang-orang Hunza ini meninggal karena umur tua bukan oleh karena penyakit. Seseorang boleh saja masih bekerja di ladang di siang hari, dan tidur dengan baik di malam hari, dan besoknya tidak bangun lagi.

Orang-orang Hunza yang sudah berusia 100 tahun masih bekerja di ladang sama seperti orang-orang Indonesia yang berumur 50 tahun dan bahkan dalam usia 100 tahun orang-orang Hunza itu masih berolah-raga dilapangan, seperti main bola kaki atau bermain volley dengan giatnya.
Hidup sehat dan umur panjang, seperti orang-orang Hunza itu, dapat dicapai setiap orang kalau kebutuhan tubuhnya dipenuhi dengan makanan-makanan yang bergizi.

Selain pengaruh makanan bergizi, udara segar dan air bersih, orang-orang Hunza juga hidup tenteram tanpa banyak berkeluh kesah. Pengaruh materialisme, bersaing dengan tetangga, mencari kedudukan, persaingan politik, dan semua hal-hal yang menegangkan kehidupan, tidak mengganggu ketenangan kehidupan mereka. Tolong-menolong di antara sesamanya membawa kepuasan jiwa, sehingga sangat mendukung kesehatan mereka.

Berbeda dengan manusia modern dewasa ini yang umumnya makan makanan yang tidak lagi bergizi lengkap dan ditambah dengan polusi udara kota yang dibarengi dengan air yang kurang bersih serta hidup tegang mencekam. Akibatnya timbullah berjenis-jenis penyakit yang melumpuhkan semangat dan memudarkan masa depan yang cerah. Tetapi jangan putus asa, tidak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan.
Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, berbagilah informasi ini dengan teman dan saudara Anda melalui Share Link Media Sosial di bawah ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar